Jangan Lewatkan

Tips Mengatasi Pembeli yang Merasa Dibohongi

Bisnis OnlineTidak Perlu Hal Ini Untuk Memulai Bisnis. Read more ... » memang memudahkan banyak pihak, baik dari sisi penjual maupun si pembeli. Namun terkadang kemudahan ini malah menjadi bumerang bagi penjual. Seringkali masalah toko online ini banyak bermunculan, bahkan bukan hanya dari si penjual itu sendiri. Misalnya penjual sudah mengirim barang ke pihak ekspedisi, namun karena ada kendala dari ekspedisi barang, maka pengiriman jadi tertunda. Pembeli akan merasa dibohongi karena barang tidak sampai-sampai, lantas apa yang harus anda lakukan?

1. Jangan Pernah Lari Dari Masalah
Ini sangat penting Anda lakukan, kenapa demikian, karena jika Anda hanya berkilah dan terkesan menghindari dari kesalahan, maka konsumen akan semakin merasa tertipu berbisnis dengan Anda. Jangan pernah melemparkan tanggung jawab masalah pada orang lain. Apalagi Anda menimpakan masalah kepada konsumen Anda, sangat riskan sekali.

Terutama jika Anda bergerak pada bidang bisnisSaat Pekerjaan Menjadi Permainan, Disitulah Perusahaan Menang. Read more ... » online, Anda sebaiknya segera menyelesaikan masalah seperti ini sesegera mungkin agar ketidak percayaan konsumen ini tidak menjalar pada konsumen yang lain.

2. Jangan Menjadi Panik
Tetap tenang dan jangan menunjukkan sikap yang panik. Dengarkan apapun komplain dari konsumen Anda dengan sikap yang sabar dan tetap mencoba memberikan solusi terbaik. Sikap sabar dan tenang bisa sedikit menurunkan tensi dari konsumen yang sedang marah.

Selain itu, jika Anda menjadi panik, Anda akan sulit mendaptkan sebuah solusi yang tepat untuk menyelesaikan keadaan seperti ini. Satu tips agar Anda bisa tetap tenang ketika menghadapi keadaan seperti ini adalah dengan mendengarkan musik yang Anda sukai. Iringan suara musik lirih, akan bisa sedikit menenangkan pikiran agar Anda tidak panik.

3. Jangan Mudah Terpancing Emosi
Umumnya, konsumen ketika sedang komplain pasti akan menyampaikannya dengan nada yang tinggi. Bahkan tidak jarang ada yang menggunakan kata kasar sebagai pelampiasan amarahnya. Apalagi jika konsumen merasa tertipu, biasanya akan lebih garang lagi dan lebih keras dalam mengkomplain Anda. Nah, jangan sampai Anda mudah terpancing dengan keadaan ini.

Sebaliknya, respon dengan profesional dan proporsional. Respon positif akan lebih bisa diterima mereka dari pada Anda ikut-ikutan emosi juga. Emosi seringkali membuat kita akan sulit berpikir dengan logis, sehingga akan semakin memperkeruh keadaan yang sedang Anda hadapi.

4. Sampaikan Maaf Dengan Tulus
Apapun bentuk kekecewaan konsumen, sebaiknya Anda meminta maaf dengan tulus. Meskipun barangkali kekecewaan mereka bukan karena kesalahan yang Anda sengaja. Jangan pernah takut meminta maaf, karena permintaan maaf bisa menjadi jembatan untuk lebih mendekatkan Anda dengan konsumen.

Namun jangan lupa juga untuk meminta maaf dengan dibarengi memberikan solusi yang tepat. Selain meminta maaf, yakinkan juga bahwa Anda tidak pernah menipu mereka. Keadaan yang terjadi bukanlah sesuatu yang disengaja. Tunjukkan iktikat baik Anda dengan meminta maaf dengan tulus.

5. Menjadi Pebisnis yang Santun dan Simpatik
Ketika banyak komplain berdatangan menimpa bisnis Anda, tetaplah tenang dan menjadi pebisnis yang simpatik. Tunjukkan rasa penyesalan Anda kepada mereka. Simpati Anda bisa mengurangi perasaan ketertipuan mereka kepada Anda.

Simpati juga akan menambah keyakinan akan kejujuran Anda dalam menjalankan sebuah bisnis. Sehingga mereka tetap yakin dan percaya terhadap Anda. Jangan terlalu mengumbar janji jika sekira Anda tidak bisa menyanggupinya. Akan jauh lebih baik jika Anda berkata jujur apa adanya.



Banyak Berbagi Banyak Rejeki

Tentang Rizal Arisona

Comments

Tips lainnyaclose