Jangan Lewatkan

Berani Memulai Usaha Sendiri

Untuk mengambil keputusan dalam hidup, Anda pasti akan merasa takut. Ketakutan yang terjadi pastilah berhubungan dengan akibat yang akan terjadi ketika anda memilih untuk mengambil sebuah keputusan. Dalam dunia kerja, anda pasti mengalami saat-saat dimana anda sudah tidak tahan dengan segala tekanan menjadi seorang karyawanJangan Pernah Mempekerjakan Orang-orang Ini. Read more ... » kantoran, atau mungkin anda mulai merasa jenuh dengan zona nyaman yang ditimbulkan dari pekerjaan yang terlalu santai bagi anda di kantor. Pertanyaannya apakah anda siap untuk memulai sebuah usaha sendiri?

Tentu siapapun pernah bermimpi untuk punya bisnisSaat Pekerjaan Menjadi Permainan, Disitulah Perusahaan Menang. Read more ... » sendiri, namun kenyataannya membangun bisnis lebih susah dibanding mencari pekerjaan kantoran, itu yang membuat beberapa orang takut untuk memulai bisnisTidak Perlu Hal Ini Untuk Memulai Bisnis. Read more ... ». Mulai dari masalah modal hingga kemampuan mengelola bisnis menjadi salah satu faktor terbesar mundurnya orang untuk menjadi seorang pengusaha.

Tapi jika passion dan niat sudah mantab untuk membuka usaha sendiri, maka anda bisa mempelajari beberapa tips berikut agar anda mampu meyakinkan diri untuk menjadi seorang pengusaha.

1. Fokuslah pada sisi positifnya
Belum apa-apa sudah memikirkan bagaimana kalau gagal, ini artinya Anda kalah sebelum berperang. Jangan kaget bila kekuatan pikiran membuat Anda gagal betulan. Ubahlah sikap Anda dari “Saya tidak tahu apakah saya bisa” menjadi “Saya bisa memulai bisnis sekarang dan menjadi sukses”. Awali langkah Anda dari hal-hal yang paling kecil atau mendasar, seperti mulai survei lokasi, mencari partner, atau menghubungi pemilik waralaba yang Anda incar.

2. Mulailah bisnis ketika Anda masih bekerja
Ini salah satu cara termudah untuk mengatasi ketakutan Anda bila bisnis Anda tidak berhasil. Sebab, Anda masih memiliki kepastian dalam hal keuanganJangan Lupa ! Persiapkan Pengeluaran Tak Terduga. Read more ... » apabila bisnis Anda tidak berjalan. Memang akan susah bila Anda masih bekerja dan harus menyisihkan waktu untuk mengurus usaha. Repot dan butuh perhatian penuh, tetapi kerja keras Anda pasti akan terbayar nantinya.

3. Lakukan riset
Ada baiknya Anda mengadakan riset pasar dan mempelajari segmen pasar Anda, apalagi bila segmen Anda termasuk langka. Persiapan ini akan membantu Anda membuat keputusan yang benar dan memberi petunjuk bagaimana harus menjual produk, serta di mana dan siapa yang harus menjualnya. Business plan yang dilengkapi dengan visi dan tujuan yang jelas akan menghapus kekhawatiran Anda saat mulai menjalankannya.

4. Siapkan “backup plan”
Setiap business plan yang baik pasti mempunyai rencana cadangan. Pertama, miliki modal yang cukup sehingga Anda tidak menginvestasikan semua tabungan kehidupan Anda. Jika Anda berencana berbisnis sambil tetap bekerja, Anda bisa sedikit menabung dan menyusun rencana cadangan jika ada hal-hal yang tidak berjalan sesuai rencana. Kalau Anda berniat mengundurkan diri dari perusahaan untuk menjalankan bisnis, akan lebih bijak jika Anda juga sudah memiliki tabungan yang memadai. Pendek kata, kesiapan keuangan tak boleh sekadar mampu membiayai usaha, tetapi juga membiayai hidup Anda selanjutnya ketika bisnis Anda gagal.

5. Lakukan sekarang
Jangan terlalu lama berpikir dan menunggu. Yakini diri Anda dan visi yang telah Anda buat, lakukan riset, dan buat keputusan yang cerdas. Atasi segala kekhawatiran Anda dan segera jalankan bisnis yang sudah lama Anda idam-idamkan. Apalagi, bila bisnis ini menyangkut passion Anda. Dengan passion, Anda memiliki kekuatan untuk menjalankannya dengan tekun.

Incoming search terms:



Banyak Berbagi Banyak Rejeki

Tentang Rizal Arisona

Comments

Tips lainnyaclose